Uninstall Metasploit di Ubuntu


Menyambung tulisan cara install metasploit di ubuntu dan cara uninstall aplikasi di ubuntu jika belum tahu cara menguninstall aplikasi di ubuntu bisa baca dulu sob, kali ini adalah prakteknya sob, yaitu kita coba uninstall aplikasi metasploit di ubuntu, loh kenaa di uninstall? ya suka-suka :P.









Untuk menguninstallnya cukup mudah karna metasploit menyediakan file uninstallnya. oke kita

Install Goole Earth 7.XX


Disini udah beberapa kali kita ulas tentang cara install Google Earth misalnya install Google Earth yang ini. Tapi kali ini akan kita coba untuk menginstall Google Earth terbaru. Google Earth Versi 7.XX di Ubuntu.

Untuk mendapatkan Google Earth terbaru, kita bisa mengunjungi langsung websitenya disini kemudian pilihlah paket yang sesuai dengan platform kita.

Disana ada versi 32 bit dan 64 bit untuk Debian/Ubuntu base dan juga Fedora/OpenSUSE. Tinggal disesuaikan aja mana yang pas kemudian klik Agree and Download.

Installasi

Google Earth for Linux ini tidak akan bisa diinstall ketika kita belum menginstall LSB Core di sistem linux kita.

LSB (Linux Standard Base) Core, sendiri merupakan aplikasi pihak ketiga yang ditulis untuk kebutuhan berbagai aplikasi linux.

Cara termudah untuk menginstall LSB Core di Ubuntu adalah dari Ubuntu Software Center dengan keyword lsb core. Setelah diinstall, maka kita bisa menginstall file Google Earth hasil download tadi.

Bisa melalui terminal ataupun juga dengan menginstallnya dengan Open With Ubuntu Software Center di nautilus.

Bila mau menginstall dengan text command, ketikkan perintah berikut ini :

sudo dpkg -i google-earth-stable_current_i386.deb

tunggu prosesnya selesai.

Setelah semua selesai dan berjalan sempurna kita bisa menjalankan Google Earth dari Dash menu dengan keyword google earth.

Penampakannya

Penampakan Sebuah Area di Kebumen :)
Penampakan Start Up Tip Google Earth

Penampakan Google Earth Di Ubuntu 13.04

Solo Touring Dengan Byson :)

Maaf yee, untuk nulis artikel yang beda & gak ada hubungannya sama kontent yang biasa hadir di blog ini.

Begini ceritanya :)

Diawal bulan Juni ini pada 1 - 2 Juni kemarin, saya sempet ada "Solo Touring" dengan motor Yamaha Byson.

Start dimulai dari Bekasi dan mengambil rute, Bekasi, Cikarang, Karawang, Purwakarta,  Subang, Tangkuban Perahu, Lembang, Bukit Dago, Cimahi - Padalarang, Purwakarta, Curug, Karawang, Cikarang dan berakhir di Bekasi.

Gak tahu berapa jumlah kilometer, karena lupa tidak mencatatnya. Tapi itu merupakan perjalanan yang cukup panjang dan memiliki cerita tersendiri tentang, perbedaan cuaca, kemacetan, pemandangan, kejadian selama perjalanan dan lain-lain.

Rute Bekasi - Purwakarta, merupakan perjalanan di area yang berhawa panas dan beberapa area mengalami kemacetan karena perbaikan jalan. Memasuki Kerawang, Byson bisa berlari dengan semangat karena jalanan lebih lengang terlebih saya mengambil jalan baru tanpa memasuki Kerawang kota.

Selanjutnya, saya putuskan mengambil rute Cikampek, padahal bisa saja melalui Kosambi untuk sampai ke Purwakarta dengan waktu tempuh yang lebih singkat.

Setelah sampai Purwakarta, di perempatan Sadang, kita mengambil rute kekiri, mengikuti jalanan yang tidak begitu mulus dan saat itu padat dengan kendaraan bermotor.

Sebelum meninggalkan Purwakarta, sempat terjadi kecelakaan, dimana pengendara motor didepan saya, mengalami kecelakaan setelah menghantam body belakang sebuah mobil dan motor terlempar kekanan menghantam badan truk hingga mengakibatkan motor berantakan.

"Untungnya" si pengendara tidak mengalami luka serius. Satu hal yang bisa kita ambil hikmahnya adalah pentingnya menjaga jarak aman dan kecepatan dengan kendaraan didepan kita. :)

Setelah, terhenti cukup lama karena ikut membantu korban dan membersihkan puing-puing motor yang berserakan ditengah jalan, akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju Subang. Sempat istirahat beberapa jam disana. Menjelang sore kita lanjutkan ke Ciater dan terus naik ke Tangkuban Perahu.

Parkir dan istirahat di pinggir jalan perkebunan teh
Jalan yang dilalui mulai penuh tikungan dan tanjakan, tapi pemandangan yang disajikan sungguh indah untuk dinikmati. Mengingatkan perjalanan di sepanjang Wonosobo - Temanggung via Kledung dan Parakan. Hingga sempet berhenti lama disebuah warung pinggir jalan, untuk sekedar menghirup udara segar dengan segelas teh manis. :) Asik banget rasanya.. hehe..

Perjalanan kita lanjutkan lagi ke Tangkuban Perahu. Lagi-lagi sempet melihat sebuah accident di depan mata yang kali ini membuatku sempat mengernyitkan dahi, lalu tersenyum.

Sebuah sepeda motor dengan dua penumpang, menyundul motor lain didepannya disebuah turunan (dari arah Tangkuban Perahu). Keduanya sempet oleng ketengah. Itulah yang membuatku sempet waspada, jangan sampai terjadi benturan dua motor dari atas, dengan Byson yang aku bawa lari.

Syukur alhamdulillah, semua bisa mengatasi keadaan meskipun sibapak yang disundul motornya sempet jumping dan terlihat marah-marah dipinggir jalan saat kedua motor berhenti. Saya sendiri terus memacu Byson ke arah gerbang Tangkuban Perahu.

Nah, kenapa juga harus ke Tangkuban Perahu? Karena asli, saya udah pengin banget naik gunung, setelah sibuk dengan aktivitas harian. Tapi sayang belum menemukan saat yang tepat untuk bisa menikmati hutan dan gunung yang sebenarnya. :)

Setelah membayar tiket Rp.18.000, akhirnya saya parkir di jalan kearah kawah. Lagi-lagi menikmati kesegaran udara dan suasana hening yang damai sore itu.
Kawah Tangkuban Perahu
Sempet jeprat-jepret moment yang ada, meski cuma dengan kamera ponsel. Perjalanan dilanjutkan ke arah puncak melalui jalanan menanjak yang penuh belokan tajam. Wow, weru banget dah.. ciuuus


Ketika sampai diatas dan motor diparkir, akhirnya bisa menikmati pemandangan kawah. Sayangnya, saat itu pengunjung cukup ramai. Maklum weekend dan Tangkuban Perahu juga merupakan gunung yang udah jadi obyek wisata, gak seperti gunung-gunung yang biasa saya daki. :)

Narsis dulu, minta bantuan orang lain :)
Tapi okelah, no problem, karena saya cukup bisa menikmati suasana alam disana, dengan udara dingin dan kabut sore yang turun.

Setelah lama disitu, kepikiran juga untuk napak tilas rute yang dulu pernah dilalui sambil jalan kaki dari puncak Tangkuban Perahu ke arah Dago. Dan kebetulan ada target saya disana untuk jumpa kawan lama yang ternyata jadi pak RW.

Turun dari Tangkuban Perahu, Lembang, saya ambil jalur kekiri melalui Sesko AU dan Gunung Batu. Dulu lumayan sering bermalem diatas gunung batu. Disitu ada perempatan kearah Maribaya dan Cieumbulueuit, tapi saya pilih jalur lurus. Dan ternyata jalannya langsung nanjak tajam, berliku dengan turunan yang tajam juga.

Pokoknya perjalanan itu seperti naik kuda, bukan naik Byson. Gak tahu berapa lama, akhirnya sampai juga di pak RW. Ngobrol sejenak dan melanjutkan perjalanan pulang melalui Cimahi, Padalarang, Purwakarta, Curug, Kerawang, Bekasi.
Narsis lagi,  depan gate Kawah Domas
Rute Padalarang - Purwakarta memiliki jalan yang cukup lebar dan kondisi baik serta senyap. Tanpa sadar terus mengajak Byson lari kencang. Asyik banget, tapi tetap waspada. Karena saya gak mau masuk grafel lagi di sebuah tikungan setelah berlari kencang melewati kontainer. Terkejut karena tiba-tiba dari arah depan ada kepala truk yang meluncur cukup cepat :) hahaha.. dasar, mungkin supir kontainer ketawa kali ya? :) Gak nunggu berhenti atau menurunkan kaki, alhamdulillah Byson yang sempet liar bisa dikendalikan lagi & kembali naik jalan aspal. Dalam pikiran saya bilang, "ini kan bukan sirkuit balap, pantesan aja ada kendaraan dari arah berlawanan jo" hahaha...

Sisi positivenya, jangan pernah lengah dengan jalan yang "enak" untuk berpacu, karena bisa jadi ada hal-hal yang datang secara tiba-tiba.

Singkat cerita, akhirnya sampai juga ke rumah. Setelah ngajak main Byson yang masih standar, ternyata minumnya gk banyak juga. Karena untuk perjalanan tersebut masih tersisa banyak bahan bakar didalam tengkinya.

Performa rem depan dan belakang juga memuaskan, dan yang pasti motor ini asyik untuk diajak touring. Stabilitasnya bisa diandalkan.

Hehe... itulah sebuah artikel yang mungkin terlalu dipaksakan untuk naik kehalaman ini.

Tapi moga-moga gak ada yang protes. :)


Install Metasploit di Ubuntu


Metasploit? apa sih? metasploit adalah framework pentest sob, jadi dengan framework ini kita bisa melakukan penetrasi atau mengetes keamanan suatu sistem, kalo nyari cara install metasploit pasti tau lah apa itu metasploit :P





1. Download Metasploit http://www.rapid7.com/products/metasploit/download.jsp

Pilih liux 32 bit atau 64 bit

2. Install deh


./metasploit-latest-linux-installer.run

Cara Uninstall Aplikasi Ubuntu


Setelah memposting cara install aplikasi di ubuntu, rasanya kurang apdol jika saya tidak memposting cara uninstall aplikasi di ubuntu, jika ada beberapa cara dalam menginstall aplikasi di ubuntu tentu juga ada beberapa cara untuk menguninstall aplikasi di ubuntu, tetapi dalam menguninstall aplikasi di ubuntu tidak dibedakan secara online dan offline yah sob, tetapi dibedakan berdasarkan asal